Dukung UMKM, Bank Mandiri Perkuat Livin’ Merchant dan Program Hyperlocal

Featured Image

Komitmen Bank Mandiri dalam Mendukung Pertumbuhan UMKM

Bank Mandiri terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Hal ini dilakukan melalui berbagai inisiatif strategis yang mencakup pembiayaan kredit produktif, pelatihan berkelanjutan, digitalisasi, serta perluasan akses pasar bagi UMKM.

Salah satu bentuk dukungan Bank Mandiri adalah melalui layanan digitalisasi transaksi keuangan melalui aplikasi Livin’ Merchant. Aplikasi ini memberikan kemudahan onboarding, fleksibilitas penerimaan pembayaran, serta tanpa biaya langganan. Dengan adanya Livin’ Merchant, pelaku UMKM dapat lebih mudah mengakses layanan perbankan dan meningkatkan efisiensi operasional bisnis mereka.

Corporate Secretary Bank Mandiri M. Ashidiq Iswara menjelaskan bahwa Bank Mandiri juga memperluas akses pembiayaan melalui program referral yang dilengkapi edukasi layanan dan transaksi keuangan melalui Mandiri Agen. Program ini hadir dalam ekosistem bisnis pelaku UMKM, sehingga membantu pelaku UMKM di daerah terpencil untuk memiliki akses layanan keuangan yang lebih luas.

Digitalisasi dan Peningkatan Literasi Keuangan

Melalui Livin’ Merchant dan Mandiri Agen, Bank Mandiri berupaya meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM. Di antaranya, pengguna Livin’ Merchant di segmen pelaku UMKM telah mencapai 2,7 juta pengguna pada Juni 2025, atau naik sebesar 35% secara year on year (yoy). Aplikasi ini dapat digunakan sebagai sistem kasir (point of sales) yang langsung mendigitalisasi aktivitas transaksi dan menerima pembayaran langsung melalui QRIS yang bisa discan oleh pembeli menggunakan rekening bank maupun e-wallet apapun.

Selain itu, Bank Mandiri juga berhasil menyalurkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 23,94 triliun kepada lebih dari 205.321 pelaku usaha di multi sektor seperti produksi, pertanian, perdagangan, hingga industri pengolahan. Program KUR ini bertujuan untuk memastikan pelaku UMKM memiliki modal yang cukup untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing usaha mereka.

Kolaborasi dan Edukasi untuk Pengembangan UMKM

Bank Mandiri juga terus memperkuat kolaborasi kelembagaan untuk pengembangan ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif di berbagai daerah. Contohnya, melalui penandatanganan kesepahaman bersama (MoU) dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bank Mandiri menyelenggarakan berbagai program edukasi yang mencakup literasi keuangan hingga penyusunan laporan keuangan.

Selain itu, Bank Mandiri aktif menginisiasi berbagai kegiatan expo dan pameran produk UMKM yang melibatkan banyak pihak, baik dari sektor swasta maupun pemerintah. Kolaborasi ini menjadi jembatan penting agar UMKM dapat memperoleh akses ke pasar yang lebih besar, baik nasional maupun global.

Program Hyperlocal UMKM untuk Promosi Gratis

Salah satu inisiatif unik yang diterapkan Bank Mandiri adalah program Hyperlocal UMKM sepanjang 2025. Program ini bertujuan untuk mendukung promosi UMKM secara gratis. Tujuannya adalah membantu nasabah debitur segmen UMKM untuk akselerasi usaha agar berkembang positif melalui dukungan promosi Konten Kreator di Media Sosial.

Program ini menggandeng para konten kreator media sosial untuk memperkenalkan produk-produk UMKM melalui platform digital. Hasilnya, peningkatan sales volume rata-rata UMKM mencapai 36%, sedangkan transaksi meningkat sebesar 25% dalam periode 30 hari sebelum dan sesudah video review.

Membangun Ekosistem UMKM yang Lengkap

Ashidiq menegaskan bahwa Bank Mandiri tidak hanya fokus pada pembiayaan, tetapi juga ingin menciptakan ekosistem UMKM yang lengkap mulai dari edukasi, digitalisasi, hingga promosi yang konkret. Dengan dukungan platform seperti Livin’ Merchant dan kolaborasi Hyperlocal UMKM, Bank Mandiri berkomitmen untuk mendorong UMKM naik kelas secara menyeluruh.

Dengan berbagai inisiatif tersebut, Bank Mandiri berharap dapat mempercepat akselerasi pertumbuhan UMKM Indonesia agar mampu bersaing di era ekonomi digital dan berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال